Pesona bunga beracun Brugmansia, yang seringkali dikenal juga sebagai terompet malaikat, memang memukau dengan bentuknya yang unik menyerupai lonceng dan warnanya yang beragam seperti putih, kuning, oranye, dan merah muda. Namun, keindahan bunga beracun ini menyimpan ancaman serius karena seluruh bagian tanaman, terutama bunga dan bijinya, mengandung senyawa alkaloid tropane yang sangat toksik. Kesadaran akan potensi bahaya bunga beracun Brugmansia sangat penting, terutama bagi keluarga dengan anak kecil atau hewan peliharaan yang mungkin tertarik dengan penampilannya yang menarik.
Kandungan alkaloid tropane utama dalam bunga beracun Brugmansia meliputi scopolamine dan hyoscyamine. Jika bagian tanaman ini tertelan, senyawa-senyawa tersebut dapat menyebabkan berbagai gejala keracunan yang signifikan. Gejala awal yang mungkin timbul antara lain mulut kering, rasa haus yang berlebihan, kesulitan menelan, pandangan kabur, dan pupil mata yang melebar. Dalam kasus yang lebih parah, keracunan bunga beracun ini dapat memicu halusinasi, disorientasi, peningkatan denyut jantung, demam tinggi, agitasi, dan bahkan koma. Efek psikoaktif dari alkaloid ini juga dapat menyebabkan perilaku aneh dan berpotensi berbahaya.
Meskipun kasus kematian akibat keracunan bunga beracun Brugmansia relatif jarang terjadi, risiko efek samping yang serius tetap menjadi perhatian utama. Anak-anak kecil sangat rentan karena rasa ingin tahu alami mereka dan kecenderungan untuk memasukkan benda asing ke dalam mulut. Hewan peliharaan seperti anjing dan kucing juga berisiko jika mereka mengunyah atau menelan bagian dari tanaman ini. Pada tanggal 12 Mei 2025, seorang ahli toksikologi di sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur melaporkan adanya beberapa kasus keracunan Brugmansia yang memerlukan perawatan intensif dalam beberapa tahun terakhir, terutama pada anak-anak yang tidak sengaja menelan bunga atau bijinya.
Mengingat potensi bahaya yang tersembunyi di balik keindahan bunga beracun Brugmansia, langkah-langkah pencegahan yang cermat sangat diperlukan. Jika Anda memilih untuk menanam Brugmansia di taman atau pekarangan rumah, pastikan untuk menempatkannya di area yang sulit dijangkau oleh anak-anak dan hewan peliharaan. Berikan pemahaman yang jelas kepada anak-anak mengenai bahaya tanaman ini dan larang mereka untuk menyentuh atau memakannya. Selalu gunakan sarung tangan saat memangkas atau menangani tanaman ini untuk menghindari kontak dengan getahnya. Jika Anda mencurigai adanya keracunan Brugmansia, segera cari pertolongan medis darurat. Informasi mengenai bagian tanaman yang tertelan dan perkiraan jumlahnya akan sangat membantu tim medis dalam memberikan penanganan yang tepat dan cepat. Keindahan bunga beracun Brugmansia harus selalu diimbangi dengan kesadaran akan potensi bahayanya.